nagiest

Memberi adalah sebuah komunikasi yang terbaik

nagiest

Cara terbaik dalam menasihati anak-anakmu adalah mencari tahu apa yang mereka inginkan dan lalu nasehatilah mereka bagaimana melakukannya

nagiest

Tidak ada yang sia-sia jika kita melakukan sesuatu untuk anak-anak. Mereka sepertinya tidak memperhatikan kita, mengalihkan pandangan dan jarang berterima kasih, tapi apa yang kita lakukan untuk mereka tidak pernah sia-sia

nagiest

Anda memiliki waktu seumur hidup untuk bekerja, Namun anak-anak hanya memiliki masa kecil sekali

nagiest

Anak terlahir ke dunia dengan kebutuhan untuk disayangi tanpa kekerasan, bawaan hidup ini jangan sekalipun didustakan

Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 September 2015

Sopir Metro Mini Sisipkan ‘Bulu Macan’ ke Tangan Jokowi Kemudian Menangis




Bagaikan mimpi di siang bolong, itulah yang terbersit di benak Tagor Napitupulu (49) saat makan bersama Presiden Joko Widodo.

Hanya cincin batu akik Bulu Macan saja yang bisa gambarkan ungkapan perasaan Tagor siang ini.

Tagor ke Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015) bersama teman-temannya sesama pengemudi dan kenek Metro Mini.

Tak hanya itu, ada pula ojek pangkalan, Go-Jek, Kopaja, taksi, dan mikrolet yang semuanya berjumlah seratus orang.



Tagor duduk di sisi sebelah kiri pada sebuah meja bundar. Matanya terus memandangi Presiden Jokowi yang makan di sisi tengah dan kemudian membuka sesi tanya jawab.

“Saya di Jakarta dari tahun 1998, ini pertama kali saya masuk Istana. Jadi kita kan seneng banget jadinya. Belum ada Presiden seperti ini. Biasa kan yang sudah-sudah seperti open house, bukan istilahnya kan sesudah lebaran kan istilahnya silaturahim,” ujar Tagor.

Hidangan yang tersaji mungkin bisa dibilang tak berbeda dengan santapan sehari-hari. Mulai dari soto ayam, nasi goreng, sampai udang goreng. Tapi yang spesial menurut Tagor adalah ketika menyantap makanan yang sama dengan Presiden.

Sayangnya waktu untuk bercengkerama siang ini tak panjang. Sehingga perwakilan dari Metro Mini yang sedianya adalah Tagor, belum berkesempatan menyampaikan uneg-uneg.

Acara kemudian berlanjut dengan sesi foto bersama Jokowi secara bergantian berdasarkan instansi masing-masing. Ketika Metro Mini selesai berfoto bersama, tiba-tiba Tagor mendekati Jokowi.

Tagor bersalaman dan mencium tangan Jokowi, sehingga Sang Presiden pun kaget. Lebih kaget lagi ketika ternyata Tagor menyelipkan sesuatu ke tangan Jokowi. Lalu Tagor berjalan menunduk menuju pintu keluar, menyembunyikan air mata haru yang tak sengaja menetes usai memberikan cincin batu akik Bulu Macan kepada orang nomor satu di Republik Indonesia.

“Jenis batunya katanya Bulu Macan, katanya. Saya belinya di Pasar Senen. Istilahnya sopir-sopir juga yang jual. Sebenarnya saya bukan beli, tapi saya lihat itu dia punya batu saya senang itu. Enggak dipatok harga. Saya kasih ini saya punya ‘merah’ doang. Ternyata diterima. Merah maksudnya seratus ribu,” tutur Tagor yang sehari-hari mangkal di Terminal Stasiun Senen itu.

Tagor mengaku secara tiba-tiba ingin berikan cincin tersebut untuk Jokowi. Entah mengapa hal itu terlintas, tetapi dia senang ketika Sang Presiden menerima pemberiannya itu.

“Tapi tadi istilahnya apa tadi, ah sudah lah saya mau kasih cinderamata ala kadarnya. Mungkin besok bisa diingatnya kita kan,” ungkap ayah 4 anak tersebut.

"Amien Rais Memalukan Islam dan Muhammadiyah"

intelijen - Ketua Majelis Kehormatan PAN Amien Rais yang menyatakan dukungan partai berlambang matahari terbit akan mengakibatkan rakyat sudah tidak percaya kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.
“Amien Rais tak akan dipercaya rakyat lagi walaupun sudah menjelaskan alasan PAN bergabung ke pemerintah. Selama ini Amien mengkritik keras Jokowi tetapi akhirnya bergabung. Ini menunjukkan tidak konsisten,” ungkap pengamat politik Muhammad Huda dalam pernyataan kepada intelijen, Kamis (3/9).
Menurut Huda, berbagai pernyataan Amien Rais juga telah membuat panas para pendukung Koalisi Indonesia Hebat (KIH). “Saat ini posisi Amien Rais sudah dihujat pendukung KIH dan KMP. Karirnya sudah tamat,” ungkap Huda.
Huda mengatakan, sebagai pendiri PAN, harusnya Amien Rais membawa partai tersebut dalam posisi terhormat. “Di luar pemerintahan itu juga terhormat. Dan bisa menjadi investasi politik di Pemilu 2019,” papar Huda.
Kata Huda, sikap Amien Rais justru membuat malu Islam dan Muhammadiyah. “Amien Rais itu dianggap masih panutan, tetapi dengan sikap mendukung Jokowi akan mencederai umat Islam, dan kalangan Muhammadiyah. Kader PAN yang dari Muhammadiyah akan sangat kecewa,” jelas Huda.
Sebelumnya, Amien Rais mengaku memberikan restu terhadap langkah elit partai pimpinan Zulkifli Hasan. Meski begitu, Amien menegaskan dukungan itu diberikan dengan sejumlah syarat. Salah satunya koalisi untuk Jokowi harus menjadi besar.
“Bila Golkar berhasil dipecah, PPP berhasil diadudomba, maka rangkulan pemerintah kepada PAN bisa menjadi rangkulan maut,” kata Amien Rais di pendopo rumahnya di Sawitsari, Condongcatur, Depok, Sleman, Kamis, (3/9).

sumber : http://www.intelijen.co.id/amien-rais-memalukan-islam-dan-muhammadiyah/